Transmadura.com, Sumenep – Aktivitas Bintara Pembina Desa (Babinsa) di semua desa terus aktif. Kali ini, Babinsa dan petani bersama – sama menanam padi secara tradisionil dengan tangan dan diharapkan nantinya tanaman padi bisa tumbuh normal dan dapat menghasilkan panen gabah yang melimpah.
Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Sertu Syahrial yang membantu petani menanam padi di lahan sawah milik Bapak Fathorrahman dengan luas lahan 2,2 hektar di Dusun Daleman Desa Poreh Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Kamis (9/2/2017).
Danramil 0827/05 Lenteng Kapten Inf. Soepomo mengatakan petani perlu mendapat motivasi dengan pendampingan terkait pola tanam yang menggunakan “jajar legowo” dengan harapan tingkat pertumbuhan rumpun padi nantinya akan banyak dan meningkatkan produktivitas panen, pada program ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep khususnya Kecamatan Lenteng, ” Babinsa harus dapat melakukan tugas pendampingan kepada petani sehingga program swasembada pangan dan Ketahan Pangan yang sudah di canangkan oleh pemerintah dapat segera terealisasi,” tuturnya.
Menurutnya, tidak semua petani memahami dan setuju terhadap pola “jajar legowo”, tetapi berdasarkan teori ahli, sistem tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekitar 30 persen per hektarnya, “Anggota Babinsa bersama UPT Pertanian dan PPL berupaya mengoptimalkan lahan tersebut guna mewujudkan target ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep,” imbuhnya
Sementara Faturrahman salah seorang petani yang lahannya dijadikan lokasi pendampingan menyampaikan terima kasih adanya peran serta Bapak Babinsa dalam pendampingan dalam menanam padi, sehingga dengan adanya keterlibatan TNI melalui Babinsa tentunya dapat memberikan motivasi tersendiri bagi para petani,” tuturnya.
Ia juga mengharapkan dalam pendampingan yang dilakukan oleh Bapak – Bapak Babinsa di laksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan, sehingga diharapkan dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan. Pungkasnya. (Asm/hy)